\LEMBAR 2\

Susah payah aku mencari kemana perginya buku ini. Harusnya aku ikuti saran Hamish untuk tidak menyimpan benda tajam. Aku hampir mati ... darahnya masih merembes. Aku harus bilang apa pada Hamish?

Mimpi itu datang. Aku tidak tahu kenapa dia datang. Mereka bilang untuk apa aku hidup sendirian? Aku bukan anak yang bisa diandalkan semasa mereka masih ada. Harusnya aku yang mati bukan mereka.

Mereka menunjukkan padaku dimana letak cutter itu. Aku terlalu erat mencengkeram cutternya hingga pecah dan melukai telapak tangan kanan.

Aku takut...

Aku benar-benar takut. Kenapa mereka datang lagi?

***/