\LEMBAR 3\
Aku mulai menulis lagu lagi setelah beberapa waktu.
Kata Hamish, “Lagu lo sendu, Kak.”
Aku tidak tahu harus menanggapi seperti apa. Aku rindu.
Aku sudah berterus terang pada tante Ana tentang luka di tangan meskipun aku tidak bilang yang sebetulnya pada Hamish. Oke aku tahu terlalu berbahaya menyimpan benda tajam di kamar, tapi aku butuh untuk ... untuk apa?
Sewaktu-waktu aku pasti membutuhkannya ... ya?
Ini melelahkan. Mimpi itu masih datang tapi aku berhasil mengatasinya. Tante Ana tidak mau memberiku obat. Katanya lebih baik beliau menyiapkan makanan sehat.
Tapi akhir-akhir ini aku merasa mudah lelah padahal aku tidak banyak melakukan apa-apa. Mengunjungi kantor Papi hanya 2 kali seminggu dan itupun selalu diantar jemput.
Kata tante Ana aku lebih kurus daripada awal aku datang ke sini. Om Jefri juga sependapat. Saat aku menimbang aku juga kaget karena 5 kilo telah pergi entah kemana. Padahal aku selalu makan dengan teratur—Tante Ana akan mengomel sepanjang hari jika aku melewatkan satu waktu saja.
Apa aku harus periksa?
/***/